News  

Forum Anti Kekerasan Manggarai Timur Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Jurnalis

Forum Anti Kekerasan Manggarai Timur Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Jurnalis (Detiksumba/Ril Minggu)

Detiksumba.com – Forum Anti Kekerasan Kabupaten Manggarai Timur mendesak Kepolisian Resor Manggarai Timur untuk segera mengusut secara serius kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang jurnalis, Firman Jaya. Mereka meminta pihak kepolisian segera menggelar perkara dan menetapkan tersangka.

“Kami mendesak agar Polres Manggarai Timur segera melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka. Para pelaku harus segera ditahan,” demikian pernyataan Forum Anti Kekerasan dalam rilis resmi yang diterbitkan pada Selasa, 1 April 2025.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin malam, 31 Maret 2025, sekitar pukul 22.30 WITA di sebuah kos di Wolo Kolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong. Firman Jaya mengaku dirinya diserang oleh sekelompok orang, termasuk seorang wartawan bernama Andre Kornasen bersama beberapa rekannya.

Baca Juga:  Pimpin Apel Perdana, Wakil Bupati Sumba Barat Berkomitmen Majukan Daerah

Menurut keterangan Firman, para pelaku mendatangi tempat tinggalnya dan mengetuk pintu dengan keras sambil memanggil namanya. Karena merasa terancam, Firman meminta temannya untuk tidak membuka pintu. Namun, para pelaku tetap berusaha masuk dengan mencungkil jendela.

“Saya melihat Andre Kornasen, adiknya, dan satu orang lainnya menggedor pintu dengan keras. Karena tidak berhasil, mereka mencungkil jendela dan salah satu dari mereka masuk,” ujar Firman.

Baca Juga:  Tabrakan Mengerikan di Udara! Jet PSA Airlines dan Helikopter Militer Bertabrakan Dekat Bandara Nasional Reagan

Merasa terancam, Firman mencoba melarikan diri melalui jendela lain. Namun, upayanya gagal saat ia dicegat dan dipukul oleh para pelaku.

“Saya ditinju di wajah dan dilempar batu di bagian alis kanan hingga mengeluarkan banyak darah. Saya berhasil melarikan diri ke rumah tetangga yang pintunya kebetulan terbuka dan langsung mengunci diri di dalam,” tambahnya.